Article Detail

Belajar membuat gethuk

Kamis, 19 September 2013 yang lalu, anak – anak KB/TK Pius X mengadakan outing class dengan mengunjungi Pabrik Gethuk Eco yang lokasinya cukup dekat dengan lokasi sekolah. Gethuk merupakan makanan tradisional dan salah satu makanan khas Magelang. Kegiatan ini diharapkan dapat mendekatkan anak dengan keanekaragaman hayati dan manfaatnya. Banyak hal baru yang diperoleh anak dari kegiatan tersebut.

Ini pohon apa anak – anak? “Pohon kelapa” celetuk seorang anak. Serentak semua orang dewasa di hall Pabrik Gethuk Eco tertawa. Pertanyaan itu mengawali penjelasan tentang proses pembuatan gethuk. Ternyata tidak semua anak tahu bentuk pohon ketela atau singkong yang merupakan bahan dasar gethuk sebagai makanan khas Magelang. Ekspresi anak – anak yang mencicipi singkong rebus pun bermacam – macam. Ada yang habis sepotong, ada yang hanya menggigit sedikit dan berhenti makan, ada yang hanya menjilat dan tidak tertarik mencicipi, dan hanya sedikit yang mau memakannya. Maklum, rasa singkong rebus yang cukup hambar tidak menarik bagi anak – anak kecil jaman sekarang. Tetapi semua anak mau mencoba makanan yang bisa jadi merupakan makanan yang baru pertama kali mereka lihat.

Dari singkong, Pak Andreas pemilik gethuk Eco kemudian beralih menjelaskan bahan – bahan lain yang dibutuhkan sampai gethuk terasa lembut dan manis rasanya, cukup berbeda dengan bahan dasarnya. Anak – anak terlihat sangat antusias melihat alat – alat yang dipakai, bahan yang disiapkan dan cara membuat singkong menjadi gethuk. Setelah gethuk siap, anak – anak bergiliran membungkus gethuk. Di sini anak – anak belajar membuat dan mengemas makanan dengan higienis. Hari itu banyak pelajaran berharga yang diperoleh anak – anak.

 
Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment